Langsung ke konten utama

Kursi taman

Kursi taman adalah kursi yang terbuat dari bahan kayu mahoni dengan penggunaan di luar ruangan
Biasanya kursi taman ditempatkan di lokasi pertamanan, pinggir kolam renang, di pinggiran pantai
Pembuatan kursi taman mengacu pada komponen - komponen yang ditetapkan oleh pembeli dalam kontrak produksi
Kursi taman ini berbahan baku kayu jenis mahoni
Komponen - komponen kursi taman inilah yang dikerjakan dan dikirim ke pembeli, sedangkan proses finishing dan perakitan dilakukan oleh pembeli 


Persyaratan komponen kursi taman sebagai berikut :


  • kualitas harus bagus baik visual maupun dimensi di bagian finishing produk
  • Mc 8% - 12%, terhitung sejak bahan baku ppan kayu mahoni mulai di proses awal
  • Bahan harus vacum, dan diadakan pengecekan secara sampling terhadap sawn timber kering setelah proses pengeringan dari kiln dry
  • Pulur, mata mati, hati bungkus, pecah tidak boleh
  • Proses harus sampai sanding halus ( amplas grade no #240), tidak ada sandermark, gelombang, dan tidak belang - belang 
  • Pengiriman harus memenuhi kriteria satuan set dan boleh secara partai misalnya 700 set, 1400 set, dan 2100 set
  • Apabila pengiriman mengalami keterlambatan, maka Purchasing Order akan dibatalkan
  • Mata hidup atau mata itik diperbolehkan, kecuali mata mati, mata lobang, dan mata busuk tidak diperbolehkan


Tahapan pembuatan komponen kursi taman yaitu :



1. Persiapan logs

Persiapan logs adalah pembelian logs kayu mahoni yang di belah di mesin band saw sehingga menghasilkan papan komponen

Standard penerimaan logs mahoni sebagai berikut :

  • Log harus silindris
  • Log bebas dari pangkal yang berbentuk bintang atau belimbing
  • Tidak bengkok
  • Tidak busuk
  • Tidak pecah
  • Tidak banyak mata kayu
  • Tidak pin hole


Kegiatan yang dilakukan pada persiapan logs adalah :

a. Logs grading
Logs grading adalah pemilihan logs berdasarkan ukuran diameter logs, panjang logs, kelas diameter logs, dan cacat – cacat yang ada pada logs

b. Penempatan logs
Penempatan logs dilakukan dengan metode fifo (first in first out), agar kesegaran logs terjaga

c. Pembagian logs
Setelah logs di grade dan di kelompokkan antara yang masuk grade dengan yang afkir, selanjutnya logs dibagi ke mesin band saw untuk diadakan pembelahan logs menjadi papan


2. Persiapan balok kayu

Persiapan balok adalah pembelian bahan baku kayu mahoni yang berbentuk balok besar
Balok adalah kayu yang berbentuk persegi dengan tebal 12 cm keatas dengan lebar 12 cm ke atas

Standard penerimaan balok sebagai berikut :

  • tidak boleh pin hole
  • tidak boleh mata kayu banyak
  • tidak boleh ada ukuran mis
  • tidak boleh pecah
  • tidak boleh bengkok
  • tidak boleh pelos, batas pelos yang diperbolehkan hanya 1 cm kanan dan kiri

Kegiatan yang dilakukan pada persiapan balok adalah :

a. Pemilihan balok
Pemilihan balok mengacu pada ukuran tebal balok, lebar balok, dan cacat – cacat balok

b. Penempatan balok
Balok ditempatkan di lokasi yang teduh dan terhindar dari air hujan dan air yang menggenang


3. Persiapan papan kayu

Bahan baku kursi taman selain berbentuk logs dan balok, ada juga yang berbentuk papan kayu
Bahan baku papan merupakan hasil pembelahan logs dan balok kayu dari pembelahan mesin band saw

Standard penerimaan papan kayu adalah sebagai berikut :

a. Standard Ketebalan Papan Kayu Mahoni :

  • Tebal Cutting 1,7 cm - Tebal Pembelian 1,5 cm
  • Tebal Cutting 2,3 cm - Tebal Pembelian 2,2 cm
  • Tebal Cutting 2,7 cm - Tebal Pembelian 2,5 cm


b. Standard Lebar Papan Kayu Mahoni :

  • Lebar Cutting 8,5 cm - Lebar Pembelian 8 cm
  • Lebar Cutting 10,5 cm - Lebar Pembelian 10 cm
  • Lebar Cutting 11,5 cm - Lebar Pembelian 11 cm
  • Lebar Cutting 14,5 cm - Lebar Pembelian 14 cm
  • Lebar Cutting 16,5 cm - Lebar Pembelian 16 cm
  • Lebar Cutting 18,5 cm - Lebar Pembelian 18 cm
  • Lebar Cutting 20,5 cm - Lebar Pembelian 20 cm


c. Standard Panjang Papan Kayu Mahoni :

  • Panjang Cutting 80 cm   - Panjang Pembelian 80 cm
  • Panjang Cutting 100 cm - Panjang Pembelian 100 cm
  • Panjang Cutting 130 cm - Panjang Pembelian 130 cm
  • Panjang Cutting 150 cm - Panjang Pembelian 150 cm
  • Panjang Cutting 180 cm - Panjang Pembelian 180 cm
  • Panjang Cutting 200 cm - Panjang Pembelian 200 cm


d. Untuk ketebalan 1,7 cm, persyaratan lebar dan panjang papan kayu mahoni terdiri dari :

  • Lebar 8,5 cm - Panjang 100 cm
  • Lebar 8,5 cm - Panjang 130 cm


e. Standard Internal Grading Rule Bahan Baku Papan Kayu Mahoni :

  • Grade A ; Ukuran sesuai, bebas dari mata, pulur, busuk, pecah, dan tidak bengkok
  • Grade B ; Ukuran sesuai, mata kayu 2 pcs jarak antara mata satu dengan yang lain 75 cm, pulur dipinggir, busuk dipinggir, dan bengkok tidak melebihi setengah ukuran papan
  • Diluar Grade diatas masuk kategori afkir, baik afkir retur atau afkir beli
  • Ukuran tebal tidak boleh mis
  • Kegiatan yang dilakukan terdiri dari :
  • Pemilihan papan
  • Pemilihan papan dilakukan dengan cara memilih papan berdasarkan peraturan grade perusahaan
  • Pengukuran papan
  • Pengukuran papan dilakukan terhadap tebal papan, lebar dan panjang


f. Adapun ukuran papan dibagi menjadi dua yaitu :

  • Cutting size adalah ukuran sesungguhnya sesuai dengan fisik papan 
  • Invoice size adalah ukuran berdasarkan ukuran keperluan barang jadi



4. Penyusunan papan 

Papan yang sudah di dipilih disusun dan dipisahkan berdasarkan tingkatan grade ditandai dengan label atau cat


5. Pengisian lorry 

Penyusunan papan yang sudah di grade dimasukkan ke lorry untuk di beri obat anti serangga di mesin vacum


6. Vacum treatment

Vacum treatment adalah pemberian obat anti serangga dan anti jamur pada mesin vacuum

Kegiatan yang dilakukan di mesin vacuum adalah :

  • Memasukkan papan ke mesin vacum
  • Pemberian obat
  • Vacum papan
  • Pressure papan



7. Penirisan papan

Tumpukan papan yang telah keluar dari mesin vakum ditiriskan selama 6 jam agar air keluar semua


8. Penyusunan stick

Setelah papan ditriskan, selanjutnya papan di pasang stick sesuai dengan tebal dan lebar papan
Ukuran stick yang dipakai untuk menyusun papan harus sama tebal, lebar, dan panjang

Pemasangan stick pada papan mengikuti aturan standard pemakaian papan, yaitu :

  • Papan kayu mahoni dengan panjang 100 cm, jumlah sticknya sebanyak 3 pcs
  • Papan kayu mahoni dengan panjang 130 cm, jumlah sticknya sebanyak 4 pcs
  • Papan kayu mahoni dengan panjang 150 cm, jumlah sticknya sebanyak 4 pcs
  • Papan kayu mahoni dengan panjang 180 cm, jumlah sticknya sebanyak 5 pcs
  • Papan kayu mahoni dengan panjang 200 cm, jumlah sticknya sebanyak 5 pcs


9. Pengeringan papan

Pengeringan papan adalah kegiatan yang dilakukan dengan mengeringkan papan pada mesin pengering
Mesin yang digunakan untuk mengeringkan papan disebut dengan mesin kiln dry


10. Penyesuaian temperatur

Penyesuaian temperatur adalah penempatan papan pada ruangan di luar mesin kiln dry agar temperatur papan sesuai dengan temperatur ruangan tempat diletakkan papan dari mesin kiln dry


11. Penyerutan papan

Penyerutan papan dilakukan untuk mendapatkan ketebalan yang diinginkan
Penyerutan biasanya dilakukan dengan mesin double planner
Mesin double plenner menyerut papan dengan satu kali jalan menghasilkan dua muka yang terkena serut


12. Pemotongan awal papan

Pemotongan awal papan adalah pemotongan yang dilakukan di mesin jumping saw yang dilakukan setelah papan di serut sehingga diketahui papan yang kena serut dan papan yang belang – belang
Pada papan yang terkena serut dilakukan pemotongan awal untuk menentukan panjang awal papan
Papan yang belang – belang di serut ulang


13. Gambar pola

Gambar pola adalah penentuan peruntukan komponen 
Kegiatan yang dilakukan pada gambar pola yaitu :
Papan yang lolos memenuhi standad ukuran komponen dilanjutkan ke bagian berikutnya
Papan yang tidak sesuai komponen mengalami proses lagiuntuk dibuat laminating hingga ukuran sesuai


14. Pembelahan papan

Pembelahan papan adalah pembentukan lebar papan komponen yang sudah sesuai ukuran panjangnya, tetapi beleum terbentuk ukuran lebar yang sesuai, sehingga perlu dibelah di mesin multi rip saw


15. Pembentukan papan

Pembentukan papan adalah kegiatan yang dilakukan untuk merubah bentuk papan menjadi bentuk tertentu
Mesin yang digunakan untuk membentuk papan disebut mesin moulding
Bentukan papan bisa berupa segi empat yang halus pada ke empat sisi papan


16. Pemotongan bahan

Pemotongan bahan merupakan pemotongan yang dilakukan untuk mendapatkan ukuran bahan papan
Pemotongan ini dikerjakan pada mesin cross


17. Pemotongan bahan berpola

Pemotongan bahan berpola adalah pemotongan bahan yang mengandung pola tertentu sehingga harus menggunakan mesin pemotong khusus
Mesin yang digunakan untuk kegiatan ini adalah mesin sliding table saw
Mesin ini bisa memotong dengan kemiringan tertentu yang terdapat pada bahan dengan pola yang khusus


18. Pembelahan papan ber pola

Pembelahan papan berpola adalah pembelahan papan yang ada pola gambar khusus, sehingga pembelahan ini memerlukan mesin band saw mini agar dapat membelah papan sesuai gambar yang sulit


19. Penghalusan sisi

Penghalusan sisi adalah kegiatan yang dilakukan untuk menghaluskan sisi papan sesuai pola
Penghalusan sisi ini memakai mesin spindle


20. Pengeboran papan

Pengeboran papan adalah pembuatan lubang pada papan sesuai keperluan komponen
Mesin yang digunakan adalah mesin bor
Mesin bor dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  • Mesin bor horizontal
  • Mesin bor vertical



21. Pengamplasan permukaan papan

Pengamplasan permukaan papan adalah kegiatan untuk mendapatkan kerataan dan kehalusan permukaan papan
Mesin yang digunakan untuk mengamplas papan disebut mesin sanding wbs (wide belt sander)

Keuntungan penggunaan mesin sander wbs antara lain :

  • Bisa mengamplas banyak papan dengan satu kali jalan
  • Tingkat kehalusan bisa merata ke seluruh papan

Pada pengamplasan ini menggunakan sander paper no 240


22. Pemotongan akhir

Pemotongan akhir adalah kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan hasil potongan akhir yang tepat
Mesin yang digunakan adalah mesin double en tenoner


23. Pemilihan

Pemilihan adalah kegiatan memilih komponen yang sudah jadi mengacu pada standard komponen yang dikerjakan, dan memilih cacat – cacat yang ada pada komponen
Pemilihan dilakukan dengan memisahkan komponen yang sudah jadi yaitu :
Komponen sesuai standard
Komponen perlu perbaikan
Komponen afkir


24. Putty repairing

Putty repairing adalah pengisian putty pada komponen yang terdapat cacat dan lobang
Cacat Komponen yang perlu di putty yaitu :

  • Lobang
  • Renggang
  • Pecah
  • Lobang mata kayu
  • Mata kayu hitam
  • Pulur

Mesin yang digunakan untuk repairing adalah :

  • Belt sander
  • Stroke sander
  • Drum sander

Mesin tersebut digunakan untuk mengamplas komponen yang sudah di putty

Pada pembuatan komponen kursi taman juga bisa memanfaatkan sisa bahan tidak standard digabung menjadi komponen melalui proses laminating pada mesin press komposer

Mesin – mesin yang berperan pada pengerjaan bahan tidak standard antara lain :
  • Single planner
  • Single rip
  • Cross cut